Mengenali Tanda-Tanda Bayi Ibu Telah Siap Mendapatkan Makanan Pendamping ASI

MPASI atau Makanan Pendamping ASI merupakan jenis-jenis makanan yang sudah layak konsumsi oleh bayi, makanan pendamping ini bukan berarti menggantikan asupan ASI sebagai sumber nutrisi utama bagi sang bayi, namun hanya sebagai pelatihan bagi bayi ibu dalam mengasah kemampuannya untuk mencerna makanan yang agak lebih padat ketimbang ASI. Pemberian MPASI ini dapat dilakukan saat bayi ibu sudah berusia 4-6 bulan, ada beberapa tanda-tanda yang perlu ibu ketahui perihal apakah sang bayi sudah siap diberi MPASI atau belum, diantaranya adalah sebagai berikut:

makanan pendamping asi

  1. Bayi ibu suka memasukkan tangan atau mainannya kedalam mulut.
  2. Bayi ibu mulai mengamati makanan-makanan yang ibu makan dan terlihat tertarik dengan mengeluarkan suara “Ahh” atau berusaha merebut makanan yang ibu pegang.
  3. Bayi ibu sudah mampu duduk dan menahan kepalanya dalam posisi tegak, untuk hal ini perlu membiasakan sang bayi duduk dengan bantuan sandaran yang empuk dan membuatnya terbiasa dengan posisi duduk tersebut. Hal ini berguna agar bayi bisa diberi makanan pendamping ASI dengan posisi yang lebih baik.
  4. Ketika disuapi menggunakan sendok, bayi ibu sudah mampu menggerakkan bibir untuk mengambil makanan dari sendok.

Jika keempat tanda diatas sudah mulai terlihat, maka bayi ibu siap diberi MPASI secara rutin dengan pilihan jenis-jenis dan pengolahan makanan secara bertahap.

Pemberian makanan pendamping ASI dapat dimulai dari makanan yang bertekstur lembut, sebagai tahap awal pastikan untuk memberikan bayi MPASI yang alami saja tanpa campuran gula atau garam, lakukan pengenalan makanan secara bertahap dengan memberi jarak 3-5 hari untuk setiap jenisnya seperti bubur nasi yang sudah dihaluskan, sayur-sayuran, buah-buahan seperti pisang, da beberapa jenis umbi-umbian rebus. Setelah melakukan tahap pengenalan beberapa jenis makanan secara tunggal, selanjutnya lakukan tahap pengenalan makanan yang di mix, jenis makanan ini biasanya merupakan hasil olahan bubur nasi dan beberapa jenis sayuran seperti wortel, kentang, serta daging seperti hati ayam yang dimasak kemudian dihaluskan agar teksturnya lebih lembut dan mudah ditelan oleh sang bayi sebagai permulaan

Apabila bayi ibu mengalami ruam, diare, dan muntah setelah memakan makanan yang ibu perkenalkan, artinya bayi tidak cocok dengan makanan tersebut, maka hentikan memberikan makanan yang mengakibatkan bayi ibu jadi muntah tersebut. Untuk memberikan sensasi rileks pada bayi setelah mengalami diare dan muntah karena memakan makanan pendamping ASI tersebut, ibu bisa memberikan rangkaian produk Zwitsal. Seperti Zwitsal Minyak Telon untuk memberikan sensasi hangat pada bayi dan Zwitsal Extra Care untuk mengatasi ruam pada kulit bayi karena alergi makanan tadi. Ibu bisa menggunakan Zwitsal karena mengandung bahan alami yang aman untuk bayi.

referensi artikel https://www.zwitsal.co.id/momen-pertama/mengenal-makanan-pendamping-asi-bersama-dr-hanipurnamasari-msimed-spa